Selamat Jalan Ayah
Tuesday, February 17, 2015
Saturday, February 07, 2015
Sunday, January 18, 2015
Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) Tahun 2015 diluncurkan hari ini, Kamis 15 Januari 2015 di Gedung Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Jalan Jenderal Sudirman Pintu I Senayan. SNMPTN merupakan pola seleksi nasional penerimaan mahasiswa baru program sarjana berdasarkan hasil penelusuran prestasi akademik dengan menggunakan nilai rapor dan portofolio akademik.
Dalam acara Peluncuran SNMPTN 2015 tersebut, dipaparkan mengenai pelaksanaan SNMPTN 2015 oleh Ketua SNMPTN 2015, Ketua MRPTN, dan Menteri Ristek, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Prof. Muhammad Nasir. Dalam acara tersebut juga diputarkan video tutorial cara pendaftaran SNMPTN 2015 (video tersebut bisa dilihat di https://www.youtube.com/watch?v=mIhuvwML8jk).
Berdasarkan Peraturan Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Nomor 2 Tahun 2015 ditentukan bahwa penerimaan mahasiswa baru tahun akademik 2015 dapat dilakukan melalui tiga jalur, yaitu:
1.Jalur SNMPTN dengan kuota minimum 50% dari daya tampung;
2.Jalur SBMPTN dengan kuota minimum 30% dari daya tampung; dan
3.Jalur Mandiri yang diadakan masing-masing PTN dengan kuota maksimum 20% dari daya tampung.
Proses registrasi SNMPTN 2015 rencananya akan dibuka mulai tanggal 22 Januari 2015 mendatang. Pendaftaran dilakukan secara online pertama kali oleh Pihak Sekolah melalui situs resmi panitia http://pdss.snmptn.ac.id. Pada tahap ini, setiap Kepala Sekolah akan melakukan login untuk menginput data nilai siswa dari sekolahnya dan mengunduh password untuk siswa.
Proses pendaftaran akan dilanjutkan dengan verifikasi nilai dan pendaftaran ke Perguruan Tinggi oleh siswa. Siswa dapat login ke situs http://web.snmptn.ac.id mulai tanggal 13 Februari 2015 dengan memasukkan Nomor Induk Sekolah Nasional (NISN) dan password yang diberikan oleh Kepala Sekolah. Selanjutnya siswa diminta untuk mengisi biodata, memilih program studi, mengunggah foto, hingga mencetak kartu peserta SNMPTN 2015 yang akan digunakan sebagai bukti saat proses pendaftaran ulang di masing-masing PTN yang dituju.
Sama halnya dengan SNMPTN tahun lalu, diperkirakan akan ada ratusan ribu, bahkan hingga jutaan siswa kelas XII SMA/SMK/MA/MAK dari seluruh penjuru Indonesia, termasuk siswa sekolah Indonesia di luar negeri, siap bersaing memperebutkan kursi yang tersebar di 63 PTN peserta SNMPTN.
Hati-hati dengan Ketentuan Pilihan Program Studi
Pada SNMPTN 2015, setiap siswa pendaftar SNMTPN dapat memilih sebanyak-banyaknya 2 PTN, dengan syarat salah satu PTN harus berada di provinsi yang sama dengan SMA asalnya. Namun jika hanya memilih 1 PTN, maka PTN yang dipilih bebas, dapat berada di provinsi manapun. Siswa kemudian dapat memilih sebanyak-banyaknya 3 Program Studi (Prodi), dengan ketentuan 1 PTN maksimal hanya 2 Prodi, dan urutan pilihan Prodi - PTN menyatakan prioritas pilihan.
Mengenai pemilihan prodi, ada hal mendasar yang sering dilupakan siswa, orang tua, dan sekolah. Setiap siswa kelas XII berhak menjadi peserta SNMPTN, namun tidak semua siswa memiliki peluang yang sama untuk lulus pada seleksi ini. Berbeda dengan Ujian Nasional yang bersifat mengevaluasi, dimana siswa yang mencapai nilai minimum berhak memperoleh kelulusan. Adapun SNMPTN merupakan proses seleksi yang bertujuan mencari siswa dengan nilai terbaik sesuai daya tampung pada prodi dan PTN. Maka tidak ada passing grade untuk masuk prodi - PTN tertentu, karena besar passing grade akan selalu berubah, tergantung besarnya nilai siswa pendaftar pada tahun berjalan.
Hal mendasar lain yang kerap dilupakan adalah mekanisme seleksi pada SNMPTN didasarkan pada prestasi akademik siswa selama mengikuti pembelajaran di SMA/MA/SMK/MAK. Beberapa parameter lain yang menjadi acuan, diantaranya adalah akreditasi sekolah, peringkat sekolah, prestasi lain siswa, rasio antara jumlah pendaftar dan yang diterima dari peserta SNMPTN sebelumnya, rerata IPK di PTN masing-masing dari alumni asal sekolah pendaftar, serta data pendukung lainnya.
Setiap siswa pendaftar sudah melewati fase tersebut dan memperoleh nilai rapor pada tiap semester. Dengan demikian, setiap siswa sudah dapat mengetahui peringkatnya dibandingkan pesaing di sekolah, sehingga dengan bijak dapat memilih prodi/jurusan yang peluang diterimanya lebih besar.
Siswa yang bijak tentu tidak memaksakan diri memilih prodi/jurusan pada PTN yang sama dengan siswa lain yang nilai rapor dan peringkatnya di sekolah lebih baik dari dirinya. Hal tersebut karena tidak mungkin mahasiswa baru di suatu prodi/jurusan di PTN seluruhnya berasal dari siswa sekolah yang sama.
Mekanisme Seleksi: Setiap Siswa Berhak Mendaftar, namun hanya Siswa Terbaik yang akan Diterima!
Mekanisme seleksi dilakukan 2 tahap. Pada tahap pertama, siswa diseleksi di PTN pilihan pertama berdasarkan urutan pilihan prodi. Apabila dinyatakan tidak lulus pada PTN pilihan pertama, maka akan diseleksi di PTN pilihan kedua berdasarkan ketersediaan sisa daya tampung.
Pertanyaannya, apakah universitas besar dan favorit seperti UI, ITB,UPI,UNPAD UGM, dan UNAIR mau dijadikan sebagai pilihan PTN kedua? Biasanya jawaban diplomatis mereka bukannya tidak mau. Masalahnya daya tampung yang tersedia sudah penuh terisi oleh siswa pendaftar yang memilih UI, ITB,UPI,UNPAD, UGM, dan UNAIR pada PTN pilihan pertama.
Jadi tips bagi adik-adik yang akan mengikuti SNMPTN 2015, tidak perlu terburu-buru mendaftar. Cari terlebih dahulu informasi mengenai peringkat kamu di sekolah dan pilihan prodi/jurusan teman-teman di sekolah kamu yang mempucnyai nilai rapor dan peringkat yang lebih baik, hindari pilihan yang sama dengan mereka. Cari juga info berapa daya tampung prodi/jurusan di tiap PTN, berapa peminat tahun lalu, sehingga kamu dapat mengetahui tingkat keketatannya. Jika memungkinkan, cari juga berapa banyak kakak kelas kamu yang diterima melalui SNMPTN 2014. Cari infonya sampai detail, berapa yang diterima di Prodi/jurusan yang kamu minati di tiap-tiap PTN. Makin banyak alumni sekolah kamu yang diterima tahun lalu, makin besar peluang kamu untuk diterima juga. Kemudian, meskipun kamu punya kesempatan memilih 2 PTN, maksimalkan pilihan di PTN pertama.
Timbang semuanya dengan baik dan bijak. Ingat bahwa setiap siswa berhak mendaftar, namun hanya siswa terbaik yang akan diterima! Semoga bermanfaat.
Saturday, January 17, 2015
Fenomena eksekusi mati jadi berita utama di hampir seluruh siaran berita tanah air di bulan Januari ini setelah digemparkan berita hilangnya pesawat AirAsia QZ8501. 6 orang tersangka yang membawa sejumlah narkoba, 5 diantaranya adalah WNA. Hidup mereka tinggal beberapa jam lagi. Jika saja mereka tidak pernah menyentuh barang haram tersebut mungkin mereka dapat hidup jauh lebih lama. Sayang, mereka terlalu nekat. Nekat membawa amunisi pembunuh masa depan generasi muda. Narkoba adalah salah satu faktor penghancur masa depan generasi muda suatu bangsa. Bayangkan saja jika satu bandar memiliki 5 anak buah (pengedar). 1 pengedar punya 10 pelanggan tetap, jadi 1 bandar punya 50 pelanggan. Artinya 50 orang sudah menjadi korban dan kehancuran hidupnya pun akan dimulai. Bukan hanya itu, dari 50 orang itu jika mereka mengajak masing-masing 2 orang untuk memakai narkoba maka jumlahnya akan menjadi 150 orang. Dan demikian seterusnya.
Semakin lama akan semakin menjamur, merambah ke setiap insan muda yang selalu ingin mencoba hal-hal baru. Maka bukanlah hal yang salah jika para bandar dieksekusi mati.
Bukan hanya bagi para bandar narkoba, eksekusi mati juga berlaku bagi para teroris yang sudah jelas-jelas membahayakan hajat hidup orang banyak. Pengebom tragedi Bom Bali II misalnya, wajar jika ia dieksekusi mati. Dan juga para teroris lain juga layak dieksekusi mati, walaupun hal ini menimbulkan banyak kontra. Para oposisi mempermasalahkan masalah kemanusiaan, HAM, dan juga konstitusi yanh menjamin hak hidup warga negara. Coba lihat kembali apa yang mereka lakukan. Itu melanggar HAM dan sangat tidak manusiawi.
Lalu bagaimana dengan perampok berdasi? Haruskah mereka juga dihukum mati seperti bandar narkoba dan para teroris?
Menggondol uang ratusan, milyaran, bahkan trilyunan rupiah, bukankah itu juga tindakan yang merugikan banyak pihak? Apalagi jika uang itu seharusnya digunakan untuk kepentingan rakyat seperti untuk pembangunan fasilitas kesehatan umum, pendidikan, infrastruktur, dan apalagi jika seharusnya digunakan untuk dana bantuan rakyat miskin. Betapa jahatnya dan serakahnya mereka. Haruskah tikus-tikus ini dieksekusi mati?
Jangankan eksekusi mati, dipenjara pun masih diberi fasilitas ekslusif. Dipenjara pun masih berani main belakang. Gonjang ganjing politik, saling suap menyuap sampai ke lembaga hukum tertinggi. Lalu, pada siapa kami harus percaya? Jika penegak hukumnya pun tidak bisa menegakkan diri sendiri. Malangnya ibu pertiwi.
Tuesday, January 06, 2015
Tolong bantu share buat anak pintar yg gak mampu kuliah
SELEKSI NASIONAL BEASTUDI ETOS 2015
Untuk seluruh siswa/i SMA/Sederajat se-Indonesia
Beastudi Etos ada di 16 PTN.
UNSIYAH, USU, UNIV ANDALAS, UIN Jkt, UI, IPB, ITB, UNPAD, UNDIP, UNAIR, ITS, UNIBRAW, UGM, UNMUL, UNHAS, dan UNPATI
Fasilitas Beasiswa :
1. Bantuan biaya pendidikan selama 8 semester
2. Uang Saku
3. Asrama Mahasiswa selama 3 tahun
4. Pembinaan selama 4 tahun (tahun ke 4 pembinaan persiapan pasca Kampus)
5. Support prestasi dalam dan luar negeri
6. Bantuan biaya penelitian skripsi
7. Pembuatan pasport
Persyaratan :
1. Surat Keterangan Tidak Mampu
2. Slip Gaji/ Surat Keterangan Penghasilan Orangtua dari Wali Nagari/ Ketua RT/RW / Ketua Pengurus Mesjid setempat dengan Cap Stempel
3. Fotocopy Rapor Semester 1-5 atau Ijazah bagi yang sudah lulus SMA/sederajat
4. KTP/ Kartu Identitas
5. Fotocopy Kartu Keluarga
6. Pas Photo terbaru warna 3x4 2 buah
7. Fotocopy Rekening Listrik bulan terakhir
8. Foto Rumah Tampak Keseluruhan (Ruang tamu, ruang tidur, dapur, kamar mandi, halaman depan dan belakang)
9. Mengisi Formulir Pendaftaran, download di www.beastudiindonesia.net / ambil ke Sekretariat Beastudi Etos terdekat
10. Tulisan tentang perjalanan hidup (minimal 2 halaman A4)
Pendaftaran juga bisa secara online melalui website
www.bit.ly/SELEKSI-ETOS
Pendaftaran mulai 1 Januari - 28 Februari 2015
Asrama beastudi etos Medan. Jakarta. Malang. Semarang. Jogja. Surabaya. Samarinda. Makassar. Ambon. Padang. Aceh. Bandung. Bogor.
Siapa tau ada saudara/teman/tetangga Anda yang membutuhkan.
Friday, January 02, 2015
Berjuta asa kutebar diluasnya jagad raya, setinggi bintang, seindah pelangi.
Menantikan datangnya arjuna. Entah siapa.
Bagaikan benang kusut, hatiku ketika itu.
Tak perduli dunia, hanya fokus pada satu asa yang tiada akhir. Asa yang seharusnya tak pernah ada.
Datang begitu sederhana, menawarkan cinta apa adanya namun luar biasa.
Mencairkan bongkahan hatiku yang beku.
Membuatku merasakan kenyamanan dalam potret lugumu.
Dalam keheningan aku selalu berdoa kelak aku menemukan sebuah kedamaian dan kenyamanan dari seorang adam.
Kaummu terkadang banyak menyakiti, merayu dengan sejuta kata-kata manis, sarat akan janji dan romantisme.
Tapi kamu tidak.
Tampil apa adanya, sangat apa adanya.
Berbeda denganku yang ingin selalu terlihat sempurna.
Tidak ada romantisme yang selalu aku idamkan, tapi ada cinta yang jauh lebih besar dan sangat berarti yang kurasakan.
Ada hati yang perlahan bergejolak, meruntuhkan khayalanku dan membangun mimpi-mimpi yang akan kita wujudkan bersama.
Kehadiran yang awalnya tak diharapkan, namun aku pertahankan.
Kehadiran yang tiba-tiba, bukan karena rasa iba, tapi karena Tuhan berkata 'waktunya telah tiba'.
Tak ada yang tahu hingga kapan, dan kemana semua ini akan berakhir.
Terima kasih untuk segala perhatian, kasih sayang, pengorbanan, kesetiaan, kesederhanaan, dan terlebih pelajaran hidup yang sama-sama kita dapatkan selama ini.
Bukan wajahmu yang membuatku jatuh hati, bukan isi dompet atau kendaraan apa yang kamu pakai, tapi apa yang kamu lakukan dan ketulusanmu selama ini yang membuatku bertahan dan ingin terus seperti ini hingga kita bertemu dihadapan altar suci nanti. Semoga Tuhan merestui.
Friday, November 14, 2014
Tuesday, November 04, 2014
Jari-jari itu menyentuh senar-senar yang kian berkarat
Kau petik lihai satu demi satu dawai gitarmu
Nada-nada mengalun indah dari kotak resonansi itu
Suara merdumu menyatu menjadi sebuah harmoni indah di telingaku
Kau tampak manis ketika itu
Sayang aku hanya bisa memandangimu dari kejauhan
Sejujurnya aku ingin ada disana, disampingmu
ditepi danau nan tenang, bermandikan cahaya mentari sore yang hangat
Namun aku takut, aku takut aku terjatuh lagi
Aku masih mengagumimu, senyummu, tawamu, dan semua tingkah lucumu
Aku masih merindukan hangatnya pelukmu, tatapan matamu, dan
aku....
aku masih mencintaimu seperti dulu
Aku masih sama seperti yang dulu
Namun aku bukanlah gitarmu
Aku bukan gitar yang bisa kau mainkan sesuka hati
lalu kau campakkan ketika kau sudah puas
Kau selalu datang dan pergi sesuka hatimu
Aku kesal kau begitu
aku ingin kau berubah
tapi apa daya, aku memang lemah
aku tak kuasa untuk menolakmu
aku selalu membukakan pintu saat kau datang
saat kau pergi, aku hanya bisa memandangimu dari jauh
Kau adalah nama yang selalu kusebut dalam doaku
Ku memohon pada-Nya agar kau selalu sehat dan bahagia
walau tak bersamaku
Selebihnya aku ingin kau sadar
akan kehadiranku disampingmu
Aku bukan gitarmu
Aku ingin menjadi orang yang selalu ada disampingmu
saat kau berlagu sedih maupun bahagia
Sunday, November 02, 2014
Thursday, October 30, 2014
28 Oktober 2014 kemarin adalah peringatan Sumpah Pemuda yang ke-86 tahun. Sebuah sumpah yang membangkitkan semangat para pemuda di masa penjajahan dulu. Suatu titik balik kebangkitan bangsa Indonesia ditengah kekejaman kolonialisme Belanda. Sebuah sumpah yang mempersatukan bangsa kita, perjuangan kedaerahan berubah menjadi perjuangan nasional. Semua berjuang mempertaruhkan jiwa dan raganya demi sebuah kemerdekaan.
Wednesday, October 22, 2014
Berdiri diantara mereka yang mengumbar sejuta kata cinta..
Ditengah mereka yang berpeluk mersra,.
Kuperhatikan mereka satu per satu, rona bahagia terukir di wajah mereka, tawa bahagia membahana di setiap celotehnya.
Ada sekelumit rasa yang aku tak bisa jelaskan.
Aku melihat disebrang sana, ada mereka yang beradu urat nadi, wajah memerah bak besi yang dipanaskan,
yang lain muram, menunduk, menangis. ada kesal, sedih, kecewa, marah, dan sesal mengelilingi mereka.
Dua situasi yang berbeda.
Dan aku?
Aku bagaikan sampan yang terombang-ambing ombak di laut lepas.
Tak tentu arah..
Aku berdiri diatas ketidakpastian yang kau ciptakan..
Menunggu kau datang dengan senyum dan tatapan penuh arti itu kembali. Salahkah?
Aku selalu menginginkanmu, Aku membutuhkanmu.
lalu, kau?
Kau hanya membutuhkanku, tapi tak menginginkanku.
Kau datang saat kau membutuhkanku, lalu pergi begitu saja. Begitulah seterusnya.
Aku lelah..lelah mengartikan semua sikapmu, menunggumu,
terlebih melihatmu bersama orang lain.
Aku hendak pergi. Namun kau menghampiri.
Aku mencoba terus bertahan, memberikan apapun yang terbaik untukmu,
Namun setelah itu kau pergi lagi.
Aku terjebak dalam sebuah dilema.
Kau tak pernah berkata cinta, namun perilakumu, perhatianmu seolah memberiku harapan.
Apa aku salah mengartikan semua ini?
Apa selama ini aku hanya membuang waktuku?
Haruskah aku lenyap dari kehidupanmu?
Bisakah aku menghindar dari bayang-bayang dirimu?
Bisakah aku berhenti memperhatikanmu, memikirkanmu, dan menangisimu?
Haruskah aku beranjak pergi dari tempat dimana aku bertahan selama ini?
(terinspirasi dari seorang teman)
MAHASISWA: Satu Bulan Pertamaku
Sunday, September 28, 2014
I’m not judge the God, but why You didn’t give me the opportunity? I wanted to see her in her last breath, beside her when she was closing her eyes. I promised to always beside her, but I couldn’t keep that.
I know her when I was senior high school. She wasn’t a prettiest girl in my school, but she was so fascinating. A cheerful girl, with those smile. Sweet. Her eyes was gorgeous when the sunlight touched her face. I love her with all her simplicity.
When the Cupid came, finally she’s mine. All we passed together. Laugh and tears, happy and sad, mad, jealous, etc. We’ve made an unforgettable moments ever in our life. She was complete me.
I won’t make she shed her tears. But I did. She hate me when I was smoking. I was angry, I told roughly to her. At that moment I saw the tears drops on her cheek, then she ran so fast. I chased her, but then I turned around. I apologized to her, and promise never let her cry again.
Too many moments in last 3 years with her. She’s like my heroin. I couldn’t life without her. Every steps I took, every prays, every breaths, I always think of her. She’s my valuable thing in my life, my tremendous mate.
When we’ve done the senior high school, I continued to study in UNPAD, and she chose IPB. We separated by distance and time. It didn’t matters. I believed we’re mate.
Day to day we passed. About a month after we took long distance relationship, I should hear a news that could make my heart stop beating. Suddenly she died. Honestly, she never told about her sick. Nobody knew, although her parents. Before went to campus she got persistent cough that discharging blood. She called her father, then she took to the hospital. On the way before she arrived there, she breathed last. God have taken her to His side.
This was so fast for me, I adore her, I love her more than anything. But, God loved her more than me. She took my love to the heaven.
Honey…you’re my best mate I ever had. Nobody can change your position.
Honey…wait me there..
I LOVE YOU
(Inspired by a real story with some adaptation)
Friday, September 26, 2014
Setelah gejala-gejala tersebut terjadi kemudian mungkin sebagian diantara kalian ada yang pelupuk matanya tiba-tiba panas, air mata menggenang, dan jatuh begitu saja? Sehingga semakin terasa nyeri di dada?
Pernahkah?
Itulah sakit hati. Bukan liver atau hepatitis. Sakit ini dirasakan ketika ada hal yang dirasa tidak sesuai dengan harapan/keinginan, sehingga memunculkan rasa kecewa yang mendalam. Banyak penyebab orang sakit hati, diantaranya yang terjadi di usia 13-25th, yakni :
1. Tidak dipenuhi keinginannya oleh orang tua
2. Putus dengan pacar
3. Pacar selingkuh
4. Difitnah
5. Orang yang disuka sejak lama malah berpacaran dengan orang lain/ bahkan menikah
6. Gagal mendapatkan universitas yang diimpikan (banyak korban setelah pengumuman SNMPTN/SBMPTN)
7. dipehape'in
8. Gagal mendapat pekerjaan
9. Mantan punya pasangan baru
10. dan masih banyak lagi...
Masalah-masalah diatas sangatlah lumrah kita alami.
Ketika sedang merasa sakit hati kebanyakan orang mengeluh, mencaci maki orang yang menyakitinya, sampai mendoakan hal-hal buruk, atau malah ada yang tidak mau makan sampai sakit, dan yang terparah adalah bayak kasus bunuh diri karena sakit hati.
well, cara-cara diatas itu bukan cara jitu menghilangkan sakit hati. Semakin kamu membenci semakin kamu mengingat sakit itu. Walaupun saya tidak ada apa-apanya dibandingkan om Mario Teguh, tapi mungkin cara ini bisa membantu kalian yang sedang dalam keadaan down.
1. Berdoalah pada Tuhan kalian, minta petunjuk dan bimbingan-Nya. (jangan menyalahkan Tuhan)
2. Kendalikan diri dan emosi kalian
3. Ingat bahwa ini sebuah 'ujian' yang ada akhirnya
4. Ingat pula dibalik semua masalah yang kalian hadapi, ada Tuhan yang menyiapkan rencana luar biasa untuk kalian
5. Menangislah sepuas-puasnya jika itu bisa membuat kalan tenang
6. Ceritakanlah masalah kalian pada orang yang bisa dipercaya, seperti keluarga, sahabat, dll
7. Jangan menyimpan masalah sendiri, karena itu akan membuat hidup lebih terasa berat
8. Carilah hal-hal yang bisa menghibu kalian, misalnya main bersama teman, mendengarkan musik, dll
9. Jangan berniat melupakan masalah/sumber masalah tersebut, biarkan semua mengalir. Semakin kalian ingin melupakan semakin sering pula pikiran kalian memutar ulang cerita menyakitkan itu
10. Tetaplah tersenyum, dan katakan terima kasih kepada orang yang menyakiti kalian karena mereka kalian bisa belajar lebih kuat lagi menjalani hidup. Katakan terima kasih pada kegagalan, karena kalian akan tahu bagaimana proses menjalani hidup yang sebenarnya.
Saya bukanlah siapa-siapa, saya bukan orang hebat. Saya pun masih belajar menjalani kehidupan ini. So, thank to all people around me, you're my great inspirations. Semoga apa yang saya tulis bisa membantu teman-teman.
Terima kasih sudah membaca :)
Wednesday, September 24, 2014
"Jika orang berpegang pada keyakinan, maka hilanglah kesangsian.Tetapi, jika orang sudah mulai berpegang pada kesangsian, maka hilanglah keyakinan." (Sir Francis Bacon)
Love, It's Like the Narcotics
Cinta
Hahaha itulah yang akan saya bahas kali ini.
Apakah itu? Seperti apakah bentuknya? Pernahkah merasakannya?
Stop!
Sebelum dilanjutkan, coba buka pikiran Anda lebar-lebar, jauhkan pikiran bahwa cinta itu hanya antara pria dan wanita (kekasih).
Jujur ini terlalu dini untuk saya bicarakan.
Ketika bertanya, "apa itu cinta?"
apa yang ada di benak Anda?
Berbagai macam jawaban. Bisa sampai satu buku untuk menjelaskannya, atau mungkin tidak dapat dijelaskan?
In my opinion, love is like the narcotics. why?
Narkotika adalah berbagai macam zat/hal yang bisa membuat orang kecanduan. Orang yang sudah terkontaminasi narkotika akan melakukan apapun demi mendapatkannya. Mulai dari hal masuk akal sampai yang melanggar hukum sekalipun. Ketika barang itu tidak ada, si pemakai akan merasa gusar, hidupnya tidak tenang. Selalu merasa butuh.
Lalu apa hubungannya dengan cinta?
Contoh kasus :
Selama ini, seberapa sering Anda mengungkapkan perasaan sayang Anda terhadap orang tua? saya yakin jawabannya, jarang.
Lalu, seberapa sering Anda merasa membutuhkan mereka? Jawabannya, in every breathe you take, every steps, every prays, every minutes, every seconds. Bukan hanya kehadiran raganya saja, kita juga membutuhkan saran, doa, dan dukungan dari orangtua (keluarga).Bagaimanapun mereka, mau jelek, cakep, kaya, miskin, galak, cerewet, cuek, kasar, dsb kita akan merasa "butuh".
Itulah cinta. Ketika mereka tiada kita merasa sedih, galau, kecewa, gelisah, dsb.
Ketika cinta itu sudah terbentuk tidak ada alasan untuk mengecewakan dan menyakiti mereka. Bahkan selalu ingin melakukan yang terbaik dan mengukir senyum diwajah mereka. Menerima apa adanya segala keadaan mereka. Tak jarang cinta harus rela berkorban.
love is not a desire, it's our needs to stay alive~
Thursday, September 18, 2014
I need you, Star...
You know all my secrets, though God knows everything about me.
I share all my happiness and sadness to you
I hope you'll understand me when they wasn't.
I know, this is such a crazy thing i did but I'm glad to do it
I hate Jakarta and its surrounding's night sky, they don't let you to shine
When i'm down, i just need you to cheer me up.
Star..
You are so far, I can't reach you
but you always there to see me.
I just wanna scream loudly
I don't know who can I talk with
I can't see you last night. I hate that.
Nobody here, star.
when the tears was shedding, I only need to see you, to calm me down
Don't you ever leave the sky.
I need you...
Just shining in the dark sky, It'll make me happier to see your gorgeous light
Sunday, September 14, 2014
Tuesday, September 09, 2014
Karena setiap cerita memiliki latar, maka setiap tempat memiliki cerita - Veronika

